Kopi belitong, disebut kopi pesisir mempunyai rasa yang nikmat

Pulau belitong memiliki kopi yang disebut kopi pesisir karena tumbuh pada ketinggian 1 s.d 4 meter diatas permukaan laut (mdpl). Sementara didaerah lain dengan varietas yang sama yaitu robusta ditanam pada kisaran 400 mdpl. Rasa khas kopi pesisir juga muncul pada kopi robusta, jika ditanam didataran tinggi kopi robusta rasanya seperti cokelat tapi kalau dipesisir rasa dan aroma kopinya justru lebih kuat. Tanaman kopi di Belitung Timur terdapat dibeberapa desa diantaranya kawasan Bukit Tiong Desa Lilangan Kecamatan Gantung, Desa Senyubuk Kecamatan Kelapa Kampit dan Kecamatan Dendang. Tanaman kopi tersebut ditanam dan dikelola oleh masyarakat di Belitung Timur sendiri berkerjasama dengan pihak swasta dan pemerintah desa, kemudian kopi - kopi ini dikemas dengan berbagai merek serta kemasan yang menarik seperti kopi belitong kater, kopi lilangan dan kopi camar.

Kota Manggar dikenal dengan kota seribu satu warung kopi, hal ini dikarenakan banyak penduduknya adalah penikmat kopi serta warung kopi terdapat hampir disetiap sudut kotanya. Produk kopi yang sudah dikemas dimana biji kopinya berasal dari tanaman kopi asli Belitung Timur, saat ini sudah dipasarkan langsung kepada wisatawan. Kopi - kopi tersebut dititip digerai - gerai ataupun galeri ole - ole yang banyak terdapat di destinasi - destinasi wisata Belitung Timur bahkan pulau belitong umumnya. Banyaknya kunjungan wisatawan baik domestik maupun mancanegera ke pulau belitong adalah kesempatan baik bagi masyarakat di Belitung Timur untuk berbuat kreatif menggali potensi wisata yang terdapat didesanya masing - masing serta menjual produk ekonomi kreatif yang salah satunya adalah kopi, langsung kepada wisatawan.

Manggar is the capital city of East Belitung Regency that known as a city with thausand and one coffee shops, because many it residents are coffee lover which is coffee shops available in every corners of the city. The number of tourists who visit belitong island is a big opportunity for the local people of East Belitung specially to market their products economy creatif even coffee. The tourists who visit to Manggar, can enjoy coffee while interaction with the local people at coffee shops.

Penulis: 
Hardinata
Sumber: 
Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kab. Belitung Timur

Artikel

04/03/2020 | Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kab. Belitung Timur
20/02/2020 | Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kab. Belitung Timur
03/02/2020 | Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kab. Belitung Timur
23/01/2020 | Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kab. Belitung Timur
15/01/2020 | Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kab. Belitung Timur