Jaga Kelestarian Tebat Rasau

Keseharian Bang Nasidi ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Lanun Desa Lintang tampak sederhana. Namun dibalik kesederhanaan itu terdapat semangat dan kekuatan yang besar. Ia dan rekan - rekannya adalah sosok yang terus menjaga kelestarian Tebat Rasau hingga kini menjadi objek wisata yang diperhitungkan. Selain semangat, Bang Nasidi juga punya keberanian contohnya bisa dilihat saat ia memberikan penjelasan langsung mengenai Tebat Rasau kepada dua assessor dari UNESCO, pribadinya menjadi inspirasi bagi warga lain untuk memajukan pariwisata Belitung Timur.

His daily life appears simple and active with his colleagues in managing and maintaining the preservation of the environment. Tebat rasau is located in Lintang Village, the District of Simpang Renggiang, is the name of a swamp that has many rasau plants (pandanus helicopus), endemic fish that live in it and the life of river fishermen. Nowdays there are many tourists who come to Tebat Rasau, they came from various countries and also professional background. Tebat Rasau has been established as a geosite by Belitong Geopark Management Agency and as a tourist attraction in East Belitung.

Penulis: 
Hardinata & LJ
Sumber: 
Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kab. Belitung Timur

Artikel

04/03/2020 | Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kab. Belitung Timur
20/02/2020 | Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kab. Belitung Timur
03/02/2020 | Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kab. Belitung Timur
23/01/2020 | Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kab. Belitung Timur
15/01/2020 | Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kab. Belitung Timur