Disbudpar Belitung Timur lakukan perekaman musik gambus, karena musik tradisional adalah identitas daerah

Musik tradisional adalah identitas daerah, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Belitung Timur melakukan perekaman musik gambus bertempat di gedung TIC kantor Disbudpar Beliyung Timur, (14/7). Musik gambus ini dimainkan oleh Bang Kino dan teman-temanya dari Desa Penyok Kec. Gantung - Belitung Timur, beliau adalah seorang maestro gambus yang sudah lama menekuni permainan gambus sejak masih muda. Lagu ketepik bulian padi adalah salah satu lagu dari beberapa lagu lainnya yang terkenal, dimana lagu ini mendiskripsikan kehidupan masyarakat Belitung Timur dalam menanam padi ladang dengan segenap guratan nasib perjalanan hidup manusia dari sang maha pencipta suka maupun duka yang dilalui mereka.

Lagu ini memiliki arti yang sangat dalam untuk masyarakat Desa Penyok khususnya dan Belitung Timur umumnya, perjalanan hidup menjadi inspirasi terciptanya lirik pada lagu tersebut. Disbudpar Belitung Timur serius dalam menggali, melestarikan kemudian mempromosikannya sebagai potensi wisata seni budaya untuk mendukung kemajuan pembangunan sektor pariwisata di Belitung Timur. Upaya tersebut salah satunya melakukan perekaman musik gambus yang nantinya musik ini akan dimasukan kedalam pembuatan video pariwisata. Video pariwisata tersebut akan dipublish pada media sosial, pameran dan upaya promosi lainnya yang bertujuan menarik minat wisatawan berkunjung ke Belitung Timur.

Traditional music is an identity for regency, that's way the Culture and Tourism Department of East Belitung Regency recorded gambus music in TIC building, today (14/7). an effort to recorded gambus music is a metode to explore, preservation and promote it as one of the cultural tourism potentials, in order to foward developing tourism sector in East Belitung Regency. These music would be published by social media, exhibiton and others promotion for interested the tourist visit to East Belitung.

Sumber: 
Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kab. Belitung Timur
Penulis: 
Hardinata
Fotografer: 
Hardinata
Editor: 
Nanda
Bidang Informasi: 
Kominfo